Juliana Mangare menilai kehadiran Mobile JKN sebagai bentuk inovasi pelayanan yang sangat solutif,

Penaredaksi.com – Minahasa. Juliana Mangare peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Merasakan Kemudahan Pelayanan

Senyum lepas merasa tenang dari raut wajah Juliana Mangare (35). warga desa ranowangko, kecamatan tombariri kabupaten Minahasa dengan spontan dan banga menunjukkan berbagai kemudahan yang ia rasakan Melalui Aplikasi Mobile JKN saat menjalani kontrol kesehatan secara berkala.

Juliana Mangare seorang karyawan swasta terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) BPJS Kesehatan, merasakan langsung manfaat transformasi layanan digital tersebut.

Sejak tahun 2022 hingga saat ini, pemeriksaan berkala memantau kondisi kesehatannya ke dokter, Ia mengaku sangat terbantu dengan berbagai fitur canggih yang sudah tersedia, terutama fitur antrean online.

Sebelum adanya aplikasi Juliana Mangare ikuti antrean panjang untuk di dapat fasilitas kesehatan, Semua itu berubah drastis semenjak mulai mengunakan teknologi digital

“Tahun – tahun kemarin harus bangun pagi-pagi hanya untuk mendapatkan nomor antrian. Sekarang tidak perlu buru – buru lagi, cukup hanya dirumah bisa juga tempat kerja saya untuk menjadwalkan kunjungan ke dokter. singkat kata kemudahan ini sangat membantu saya,” Ujar Juliana Mangare, Selasa 13/05/2026.

Menurutnya, kemudahan akses ini memberikan dampak menghemat waktu dan tenaga. Ia pun merasa lebih nyaman karena pelayanan menjadi lebih tertata dan terjadwal dengan baik.

Juliana mengapresiasi kelengkapan informasi yang transparan dalam satu genggaman. Baginya, Mobile JKN bukan sekadar alat untuk mengambil nomor, melainkan pusat informasi kesehatan lengkap. Salah satu fitur yang paling ia nilai adalah Info Ketersediaan pelayanan sangat lengkap

“Kadang muncul khawatir kalau harus dirujuk, takutnya kamarnya penuh atau tidak ada. Lewat aplikasi ini, kita bisa cek kapasitas kamar secara real-time. Jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke rumah sakit hanya untuk bertanya, semuanya sudah terlihat jelas di layar,” jelasnya.

Juliana Mangare menilai kehadiran Mobile JKN sebagai bentuk inovasi pelayanan yang sangat solutif, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat.

Berbagai layanan administrasi dan informasi kesehatan kini dapat diakses kapan saja dan di mana saja hanya melalui satu aplikasi.

Akhir pembicaraan Juliana Mangare mengajak seluruh masyarakat dan peserta JKN untuk segera mengunduh dan memanfaatkan aplikasi tersebut menegaskan bahwa seluruh layanan digital di dalamnya dapat dinikmati secara gratis tanpa dipungut biaya.

“ Saya sangat bersyukur adanya Program JKN ini, benar-benar menjadi sandaran utama saat saya membutuhkan perlindungan kesehatan,” tutupnya.”
(Ronny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *