BPBD Minahasa Susun Kajian Risiko Bencana, Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Penaredaksi.com – Minahasa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa mulai menyusun Dokumen Kajian Risiko Bencana sebagai langkah strategis untuk memetakan wilayah rawan bencana sekaligus memperkuat kebijakan penanggulangan bencana dan pembangunan daerah.

Kegiatan sosialisasi penyusunan dokumen tersebut dibuka secara resmi Kepala BPBD Kabupaten Minahasa, Shandro A. Mogot, S.E., M.Si., Senin 14/09/2026.

Sosialisasi menghadirkan Galih Arieswastanto, ahli manajemen bencana sekaligus Ketua Tim Penyusunan Dokumen Risiko Bencana dari CV GeoArt Science, sebagai narasumber.

Galih menjelaskan, kajian risiko bencana merupakan proses awal untuk mengidentifikasi dan memetakan wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana di Kabupaten Minahasa.

“Kami lebih banyak mendampingi. Dokumen ini adalah langkah awal untuk mengidentifikasi daerah-daerah rawan bencana secara spasial dengan teknologi pemetaan yang ada,” ujar Galih.

Menurutnya, hasil kajian tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana dan perencanaan pembangunan.
“Ini akan menjadi dasar dalam proses penyusunan semua kebijakan yang ada di Kabupaten Minahasa, terutama terkait dengan kebencanaan dan juga pembangunan,” katanya.

Penyusunan dokumen ini diharapkan menghasilkan data dan pemetaan risiko bencana yang lebih terukur sehingga pemerintah daerah dapat menentukan langkah mitigasi, penanganan, serta perencanaan pembangunan dengan mempertimbangkan potensi risiko di setiap wilayah.” ( Ronny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *