Bupati Minahasa Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P. Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Wantania, SH. MM Menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPR – D Kabupaten Minahasa, Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sidang MPR RI, Dalam Rangka HUT RI Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Bertempat ruang sidang dewan Minahasa, 14/08/2026.

Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sidang MPR RI, Dalam Rangka HUT RI Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Di hadiri Wakil Presiden Republik
Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Sekertaris Negara dan jajaran Mentri
Dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Minahasa

Turut Hadir, Forkopimda Kab. Minahasa/Mewakili, Wakil Ketua DPRD Kab. Minahasa, Anggota DPRD Kab. Minahasa, Instansi Vertikal, Jajaran Pemerintah Kab. Minahasa, Para Pejabat ⁠Esselon lll.

menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka mengikuti dan menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Dewan DPRD Minahasa dan digelar bersamaan dengan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan, pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Presiden juga memaparkan sejumlah capaian, di antaranya keberhasilan mencapai swasembada delapan komoditas pangan, penghapusan 145 aturan penyaluran pupuk, penurunan harga pupuk sebesar 20 persen, serta dimulainya swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50.

Di bidang pembangunan dan pelayanan publik, pemerintah mencatat sejumlah program seperti pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026, serta perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

Meski demikian, Presiden menegaskan pemerintah tidak boleh berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, termasuk kemiskinan, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, serta penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan.

Presiden menekankan pembangunan Indonesia merupakan kerja bersama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh rakyat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diarahkan untuk satu masa jabatan, tetapi untuk meletakkan fondasi bagi masa depan bangsa.
“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegas Prabowo.'( Ronny).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *